KATA-KITA.ID | TORAJA UTARA – Dugaan penyalahgunaan distribusi BBM jenis Solar subsidi di SPBU Karassik, Toraja Utara, mendapat perhatian serius dari pihak Pertamina. Kasus ini mencuat setelah seorang sopir berinisial N mengaku kuota barcode miliknya terpakai tanpa pernah melakukan pengisian di SPBU tersebut.
BACA JUGA: SPBU Karassik Torut Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Sopir Ngaku Tak Pernah Isi Tapi Kuota Habis
Pasang Iklan di SiniPasang Iklan di Sini
N mengaku terkejut saat hendak mengisi BBM menggunakan barcode miliknya, namun saldo kuotanya telah habis. Dalam sistem, tercatat transaksi terakhir dilakukan di SPBU Karassik.
“Saya tidak pernah mengisi solar di sana, tapi pas saya mau pakai barcode saya untuk mengisi BBM, sudah tidak ada saldonya. Keterangannya di situ transaksi terakhir ada di SPBU Karassik,” ujarnya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat ditelusuri secara menyeluruh agar tidak merugikan pihak lain yang bergantung pada kuota subsidi untuk bekerja.
BACA JUGA: Polres Toraja Utara Bakal Usut Dugaan Penyalahgunaan Solar di SPBU Karassik
Menanggapi dugaan tersebut, Sales Area Manager Retail Sulawesi Selatan PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Yoga Prabowo, menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan menyeluruh.
“Oke, akan kita lakukan pengecekan menyeluruh ke seluruh SPBU Toraja. Jika terbukti, akan kami berikan surat teguran peringatan ke SPBU sesuai dengan ketentuan pembinaan lembaga penyalur dari BPH,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa kemungkinan barcode dimanfaatkan atau dipegang oleh pihak lain tetap terbuka.
“Bisa saja barcodenya dimanfaatkan atau dipegang oleh pihak lain. Untuk itu kami sarankan agar yang bersangkutan melakukan reset barcode di akun Subsidi Tepat, supaya barcodenya tidak bisa dipakai oleh pihak lain,” jelasnya.
Sebagai informasi, pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga penyalur BBM dilakukan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Sanksi administratif dapat diberikan apabila ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi,” pungkas Muhammad Yoga Prabowo.
Pihak Pertamina memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat guna menjaga transparansi serta memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.









































