Example floating
Example floating
BeritaDaerahHukum dan KriminalPeristiwa

Rumah Warga Toraja Utara Dibobol Maling Saat Ibadah Natal, Uang dan Emas Lenyap

×

Rumah Warga Toraja Utara Dibobol Maling Saat Ibadah Natal, Uang dan Emas Lenyap

Sebarkan artikel ini

KATA-KITA.ID | TORAJA UTARA – Aksi pencurian kembali menghantui warga Toraja Utara saat perayaan Hari Raya Natal. Rumah milik Yohanis Andri (42), warga Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dibobol maling saat pemilik rumah tengah melaksanakan ibadah Natal di gereja.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 Wita. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumah korban. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan helm, baju batik, celana panjang hitam, dan sepatu.

Pasang iklan Disini
Pasang Iklan Disini

Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu menggunakan linggis. Dua kamar di dalam rumah korban menjadi sasaran pencurian, dengan kondisi pintu terlihat rusak dan bekas congkelan.

Korban baru mengetahui rumahnya dibobol menjelang sore hari. Saat itu, Yohanis menyuruh anaknya pulang lebih dulu ke rumah untuk memberi makan ternak. Setibanya di rumah, anak korban mendapati kondisi rumah telah berantakan dan langsung menghubungi orang tuanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang cukup besar. Sejumlah barang berharga milik korban dibawa kabur pelaku, di antaranya uang tunai sebesar Rp 11 juta, perhiasan emas senilai sekitar Rp 30 juta, satu unit kamera Sony SCLR seharga Rp 30 juta, serta satu unit proyektor Infocus senilai Rp 5 juta.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon Pasabuan, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, telah terjadi pencurian pada tanggal 25 Desember di Kecamatan Tondon saat pemilik rumah melaksanakan ibadah Natal. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap identitas pelaku,” ujar Iptu Ruxon Pasabuan.

Ia menambahkan, pihak korban telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke kepolisian. Polisi memastikan akan terus mengembangkan kasus ini hingga pelaku berhasil diungkap.

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian rumah warga di Toraja Utara yang terjadi saat perayaan Natal. Sebelumnya, peristiwa serupa tercatat terjadi pada 25 Desember 2022 dan kembali terulang pada 25 Desember 2024, dengan modus yang hampir sama, yakni memanfaatkan kondisi rumah kosong saat pemilik mengikuti ibadah Natal.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat meninggalkan rumah dalam waktu lama, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *