Selamat Merayakan Jumat Agung
ArtikelBeritaDaerah

BBM Subsidi Sering Langkah, Aktivis Minta Pertamina Evaluasi SPBU Massemba Enrekang

×

BBM Subsidi Sering Langkah, Aktivis Minta Pertamina Evaluasi SPBU Massemba Enrekang

Sebarkan artikel ini

KATA-KITA.ID | ENREKANG – Ketua LSM Pergerakan Koalisi Rakyat (PERKARA), Misbah Juang, angkat bicara terkait kondisi SPBU Massemba Enrekang 74.917.02 yang berulang kali menjadi sorotan publik akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

SPBU tersebut berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Poros Enrekang–Pinrang, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Pasang Iklan di Sini
Pasang Iklan di Sini

Misbah Juang menilai kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar yang kerap terjadi di jantung Kota Enrekang diduga akibat tata kelola yang kurang optimal serta lemahnya pengawasan dari berbagai pihak.

“Kelangkaan BBM bersubsidi yang terus berulang ini menjadi bukti bahwa ada persoalan dalam tata kelola dan pengawasan. Ini perlu dievaluasi serius oleh PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah, dan aparat penegak hukum,” ujarnya kepada KATA-KITA.ID Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan, apabila pengelola tidak mampu menjalankan operasional SPBU sesuai aturan, maka pemerintah daerah diminta mengambil langkah tegas sesuai kewenangan yang ada.

“Jika memang ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah bisa memberikan peringatan atau merekomendasikan pencabutan izin yang ditembuskan ke Pertamina (Patra Niaga), Kementerian ESDM, hingga BKPM, dan mencari investor baru yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Misbah Juang juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana menindaklanjuti persoalan tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Enrekang dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Insyaallah persoalan ini akan kami tindak lanjuti melalui RDP di DPRD Kabupaten Enrekang yang melibatkan semua stakeholder untuk mencari solusi terbaik agar pelayanan SPBU Massemba ke depan dilakukan secara akuntabel, tepat takaran, aman, dan dalam pengawasan ketat,” jelasnya.

Ia turut mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan terhadap pelayanan SPBU. Jika menemukan kejanggalan, masyarakat diminta mendokumentasikan sebagai bahan laporan resmi.

“Kami secara kelembagaan siap mendampingi masyarakat yang memiliki bukti adanya praktik yang merugikan. Jangan takut, jika ada intimidasi dari pihak mana pun, segera koordinasi dengan kami agar bisa ditindaklanjuti sesuai hukum,” tambahnya.

Lebih lanjut, Misbah Juang mendorong adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional SPBU Massemba guna memastikan penyebab kelangkaan BBM yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Ia juga meminta Kapolres Enrekang untuk melakukan pengecekan CCTV secara transparan guna menjawab kecurigaan publik terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

“Kami berharap pengecekan dilakukan secara terbuka dan objektif, agar semua jelas dan tidak ada lagi prasangka di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *