KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Harga ayam potong di Pasar Makale mengalami lonjakan signifikan pada puncak Hari Raya Idul Fitri 2026. Kenaikan harga bahkan nyaris mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa.
Dari hasil pantauan di lapangan, harga ayam pedaging, baik ayam putih maupun ayam merah, dijual hingga Rp80 ribu per ekor oleh sejumlah pedagang di Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Kenaikan harga ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan saat perayaan Lebaran, di mana kebutuhan bahan pangan, khususnya daging ayam, mengalami lonjakan.
Salah N satu penjual ayam di Pasar Makale mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh tingginya permintaan saat momen Hari Raya Idul Fitri.
“Memang setiap lebaran harga ayam pasti naik. Permintaan banyak, jadi harga juga ikut naik,” ujar N, Sabtu (21/03/2026).
Menurutnya, selain hari raya lebaran, harga ayam juga naik di bulan Desember saat jelang perayaan natal dan tahun baru.
“Bulan 12 juga begitu, pasti naik harga ayam,” katanya.
Meski harga melonjak, para pedagang justru mengaku bersyukur karena memperoleh keuntungan yang lebih besar dibanding hari biasa.
Lonjakan harga ayam ini menjadi fenomena yang hampir rutin terjadi setiap tahun saat hari besar keagamaan, terutama Lebaran, akibat ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja serta menyesuaikan kebutuhan agar pengeluaran tetap terkendali di tengah kenaikan harga bahan pokok.






































