ArtikelBeritaDaerahHukum dan Kriminal

Niat Tagih Tunggakan Rental HP, Jurnalis dan Rekannya Justru Dikeroyok Hingga Korban Patah Hidung

×

Niat Tagih Tunggakan Rental HP, Jurnalis dan Rekannya Justru Dikeroyok Hingga Korban Patah Hidung

Sebarkan artikel ini
Gambar Ilustrasi Pengeroyokan

KATA-KITA.ID | TORAJA UTARA – Seorang jurnalis berinisial LT bersama rekannya menjadi korban pengeroyokan saat mendatangi rumah seorang perempuan yang diduga memiliki tunggakan pembayaran rental telepon genggam (HP). Akibat insiden tersebut, rekan LT mengalami luka serius hingga patah hidung dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Dalam keterangannya, LT menuturkan bahwa dirinya bersama rekannya datang ke lokasi dengan tujuan menyelesaikan persoalan tunggakan rental HP secara baik-baik. Menurutnya, sebelumnya telah ada komunikasi dan kesepakatan untuk bertemu guna membahas penyelesaian kewajiban pembayaran tersebut.

Pasang Iklan di Sini
Pasang Iklan di Sini

“Kami datang untuk bicara baik-baik terkait tunggakan rental HP. Sebelumnya sudah ada komunikasi dan janji untuk bertemu di lokasi agar persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar LT, kepada KATA-KITA.ID, Selasa (02/06/2026).

Setibanya di lokasi, LT dan rekannya bertemu dengan perempuan yang menyewa HP tersebut. Namun, menurut LT, perempuan itu tidak bersedia membahas persoalan tersebut dan meminta agar menunggu kedatangan pamannya terlebih dahulu.

Tak lama berselang, situasi berubah. LT mengaku tiga pria yang diduga merupakan kerabat perempuan tersebut datang dari arah berbeda dan langsung melakukan pemukulan.

“Saat itu masih dalam suasana pembicaraan. Tiba-tiba tiga orang datang dan langsung memukul rekan saya. Setelah itu saya juga ikut dipukul. Kami tidak mengerti apa masalahnya karena tujuan kami datang hanya untuk berbicara baik-baik,” ungkapnya.

Menurut LT, aksi kekerasan itu berlangsung di lokasi dan disertai dugaan ancaman yang dilontarkan oleh salah seorang terduga pelaku.

Akibat pemukulan tersebut, rekan LT mengalami luka serius pada bagian wajah. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Elim untuk mendapatkan penanganan medis.

“Hidung rekan saya patah dan bengkok. Kondisinya cukup parah sehingga langsung kami bawa ke Rumah Sakit Elim, Toraja Utara untuk mendapatkan perawatan,” jelas LT.

LT mengaku dirinya juga menjadi korban pemukulan dan telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan yang telah diajukan.

“Saya juga korban dalam kejadian ini dan sudah melaporkannya ke Polres Toraja Utara. Kami berharap ada tindak lanjut karena sampai saat ini korban masih menjalani perawatan dan kami menunggu proses hukum berjalan,” katanya.

LT menduga insiden tersebut telah direncanakan sebelumnya. Dugaan itu muncul karena para terduga pelaku disebut datang secara bersamaan dari arah berbeda dan langsung melakukan pemukulan tanpa membuka ruang dialog.

“Saya menduga kejadian ini sudah direncanakan karena mereka datang tiba-tiba dari arah berbeda dan langsung melakukan pemukulan tanpa ada pembicaraan terlebih dahulu,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Ruxon, saat dikonfirmasi terkait laporan tersebut mengatakan bahwa kasusnya telah berproses.

“Siang, saya di Makassar. Aman itu on proses mi,” tulis Ruxon singkat melalui pesan yang diterima wartawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Copy Paste