KATA-KITA.ID | TORAJA UTARA — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja http://Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Torajaresmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara dalam upaya memperkuat pengawasan pemilu partisipatif.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Rantepao, Kamis (30/04/2026), di sela kegiatan diskusi tematik yang digelar oleh PMKRI.
Ketua PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mengawal demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Langkah ini menunjukkan keseriusan PMKRI untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif. Kami ingin memastikan bahwa suara rakyat dijaga dengan integritas melalui kolaborasi bersama lembaga resmi seperti Bawaslu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Toraja Utara, Brikken Linde Bonting, menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pengawasan pemilu.
“Pelibatan mahasiswa menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata dalam pengawasan pemilu ke depan,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, PMKRI dan Bawaslu Toraja Utara berkomitmen membangun sinergi jangka panjang dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pengawalan proses demokrasi yang lebih transparan dan berkualitas, khususnya menjelang Pemilu serentak tahun 2029.
Dengan adanya sinergi ini, kedua pihak optimistis dapat menciptakan iklim demokrasi yang lebih bersih, partisipatif, dan berintegritas di wilayah Toraja Utara.






































