ArtikelBeritaDaerah

SPPG Sillanan Gandasil Resmi Beroperasi, Layani Ratusan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

×

SPPG Sillanan Gandasil Resmi Beroperasi, Layani Ratusan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

KATA-KITA.ID | TANA TORAJA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembang Sillanan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, resmi mulai beroperasi sejak 11 Mei 2026. Kehadiran dapur pelayanan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemenuhan gizi bagi peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui program makan bergizi gratis (MBG).

Pasang Iklan di Sini
Pasang Iklan di Sini

Pada tahap awal operasional, SPPG Sillanan telah melayani sejumlah sekolah mulai dari Posyandu, TK hingga SMA/SMK. Adapun penerima manfaat saat ini meliputi Posyandu Sillanan, TK Good News, TK Negeri Pembina, TK Meriba Sillanan, SDN 6 Gandangbatu Sillanan, SDN 10 Gandangbatu Sillanan, SDN 13 Gandangbatu Sillanan, SMPN 3 Gandangbatu Sillanan, SMPN 4 Gandangbatu Sillanan, SMP Advent Mebali, SMA Advent Mebali, dan SMK PGRI Mebali.

Kepala SPPG Sillanan, Johan Anugrah menjelaskan bahwa pada minggu pertama operasional, pelayanan baru mencakup 11 sekolah dan satu posyandu sesuai petunjuk teknis. Namun jumlah penerima manfaat akan terus bertambah secara bertahap pada minggu-minggu berikutnya.

“Saat ini, jumlah penerima manfaat yang dilayani mencapai 654 orang setiap hari dan ditargetkan meningkat hingga 1.560 penerima manfaat,” ujarnya kepada KATA-KITA.ID, Senin (11/05/2026).

Untuk menjaga kualitas gizi kata Johan, menu makanan yang disajikan dipastikan berbeda setiap hari agar kebutuhan nutrisi terpenuhi secara seimbang serta tidak menimbulkan kebosanan bagi penerima manfaat.

“Pada hari pertama operasional, menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tahu goreng sederhana, tumis labu siam dicampur jagung manis, serta buah melon,” katanya.

Menurut Johan, seluruh penyusunan menu dilakukan oleh ahli gizi melalui proses perencanaan yang matang sesuai kebutuhan penerima manfaat. Pengawasan juga dilakukan secara langsung terhadap seluruh tim operasional agar proses pelayanan sesuai prosedur keamanan pangan,” ujarnya.

“Relawan yang bersentuhan langsung dengan bahan makanan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti hairnet, handscoon, dan masker,” ujarnya.

Dikatakan Johan, dalam mendukung kualitas bahan pangan, sebagian besar kebutuhan seperti sayur, ayam, telur, dan beras berasal dari petani serta pemasok lokal di wilayah Tana Toraja. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat dan petani lokal.

“Proses memasak dilakukan secara bertahap mulai pukul 01.00 WITA dini hari agar makanan dapat selesai tepat waktu dan didistribusikan ke sekolah maupun posyandu penerima manfaat mulai pukul 08.00 WITA,” jelas Johan.

Selain itu, saat ini dapur SPPG Sillanan didukung oleh 30 relawan yang mayoritas berasal dari sekitar wilayah dapur pelayanan. Kehadiran relawan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi makanan bergizi bagi masyarakat di Kecamatan Gandangbatu Sillanan.

Sebelum resmi beroperasi, pihak SPPG juga telah melakukan simulasi pelayanan dengan melibatkan seluruh relawan dan kepala sekolah penerima manfaat. Dalam simulasi tersebut, turut dilakukan sosialisasi dan edukasi terkait program makan bergizi gratis.

Pihak sekolah disebut memberikan respons positif dan mendukung penuh pelaksanaan program MBG di wilayah Gandasil.

Selain itu, SPPG Sillanan juga didukung dua unit mobil box untuk menunjang distribusi makanan kepada seluruh penerima manfaat.

“SPPG Sillanan Gandasil berkomitmen memberikan pelayanan yang prima dan maksimal agar program makan bergizi gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Copy Paste