ArtikelBeritaDaerahHukum dan KriminalPendidikanPeristiwa

Enam Bulan Disanksi Gegara Salak Busuk, SPPG Pantan Siap Kembali Beroperasi

×

Enam Bulan Disanksi Gegara Salak Busuk, SPPG Pantan Siap Kembali Beroperasi

Sebarkan artikel ini

KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan Makale, Tana Toraja, dikabarkan siap kembali beroperasi setelah menjalani sanksi selama kurang lebih enam bulan akibat insiden salak busuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa salah satu sekolah dasar di Makale.

Kasus tersebut mencuat setelah video yang memperlihatkan buah salak dalam menu MBG dalam kondisi busuk viral di media sosial Facebook pada Rabu (11/02/2026).

Dalam video berdurasi sekitar 35 detik tersebut, terlihat salak yang menjadi bagian dari menu MBG dalam kondisi busuk. Bahkan, tampak adanya belatung di dalam buah tersebut. Video itu diunggah oleh seorang guru.

Setelah menjalani sanksi selama kurang lebih enam bulan, SPPG Pantan kini dikabarkan bersiap kembali beroperasi.

Namun, saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tana Toraja, Yospina Banne, memilih irit bicara.

“Iya,” tulis Yospina melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/09/2026).

Ditanya mengenai waktu pasti SPPG Pantan kembali beroperasi serta langkah atau sanksi yang akan diberikan apabila kembali terjadi kesalahan yang sama, Yospina Banne memilih bungkam.

Sikap bungkam tersebut menyisakan pertanyaan di tengah maraknya kasus keracunan MBG serta pengawasan dalam program MBG.

Pasalnya, SPPG Pantan sebelumnya telah mendapat sanksi setelah kasus salak busuk yang ditemukan dalam menu MBG.

Masyarakat berharap, pihak BGN dapat melakukan pembenahan, serta memperketat pengawasan sebelum SPPG tersebut kembali beroperasi.

“Jangan sampai kejadian yang serupa terulang kembali, kami tidak mau anak kami jadi korban lagi,” ujar salah satu orang tua siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Copy Paste