KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan Makale, Tana Toraja, resmi kembali beroperasi setelah menjalani sanksi suspend selama kurang lebih enam bulan akibat insiden salak busuk yang masuk dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diungkapkan kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari yang membawahi Tana Toraja, Mulyadi saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp Messenger, Jumat (18/09/2026).
“Iya, SPPG Pantan sudah siap operas kembali setelah cabut suspend,” tulis Mulyadi.
Menurut Mulyadi, jika kedepannya SPPG Pantan Makale melakukan kesalahan yang sama, maka akan Disuspend kembali berdasarkan tingkat kesalahan.
“Akan di suspend kembali dengan kategori: Ringan, Sedang atau Berat. Tergantung kepada penilaian pimpinan (kedeputian pemantauan dan pengawasan),” jelas Mulyadi.
Selain itu, pihak KPPG Kendari juga secara internal telah me-warning SPPG Pantan sebelum beroperasi.
“Sebelum SPPG Pantan kembali beroperasi, kita sudah berikan penekanan agar menjalankan SOP pengelolaan dapur sesuai dengan Standard Operating Procedure/Prosedur Operasional Standar (SOP),” tegas Mulyadi.
Ditambahkan Mulyadi, jika kedepannya SPPG Pantan kembali melakukan kesalahan yang sama setelah di Suspen, maka pihaknya akan melakukan suspend permanen.
“Sesuai Juknis, suspend permanen pada kejadian menonjol jika kejadian terjadi berulang untuk yang ketiga kali,” pungkasnya.
Terpisah, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, Yospina Banne saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mengatakan bahwa SPPG Pantan Makale telah beroperasi.
“Sudah operasional kembali per tanggal 17 September 2026,” tulis Yospina Banne.
Diketahui, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan Makale, Tana Toraja, telah menjalani sanksi selama kurang lebih enam bulan akibat insiden salak busuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa salah satu sekolah dasar di Makale.
Kasus tersebut mencuat setelah video yang memperlihatkan buah salak dalam menu MBG dalam kondisi busuk viral di media sosial Facebook pada Rabu (11/02/2026).
Dalam video berdurasi sekitar 35 detik tersebut, terlihat salak yang menjadi bagian dari menu MBG dalam kondisi busuk. Bahkan, tampak adanya belatung di dalam buah tersebut. Video itu diunggah oleh seorang guru.
Setelah menjalani sanksi selama kurang lebih enam bulan, SPPG Pantan kini dikabarkan bersiap kembali beroperasi.







































