ArtikelBeritaDaerahPeristiwa

Satgas MBG Dinilai Gagal Jalankan Fungsi, Aktivis Desak Bupati Tator Bubarkan

×

Satgas MBG Dinilai Gagal Jalankan Fungsi, Aktivis Desak Bupati Tator Bubarkan

Sebarkan artikel ini

KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Kinerja Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tana Toraja mulai mendapat kritik tajam setelah ratusan siswa mengalami keluhan kesehatan hingga harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, Kamis (3/9/2026).

Insiden yang menyebabkan siswa mengalami mual, sakit kepala, sakit perut hingga muntah tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di Tana Toraja patut dipertanyakan.

BACA JUGA: Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, PELEDAK Desak BGN dan Pemda Tator Usut Penyebabnya

Ketua Pengawal Demokrasi dan Konstitusi (PELEDAK), Dzaky Haedar bahkan mendesak Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengevaluasi total keberadaan Satgas MBG. Karena dinilai tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan dan pencegahan, Satgas tersebut bahkan didorong untuk dibubarkan.

Kritikan tersebut muncul karena program MBG merupakan program yang menyasar langsung anak-anak sekolah sehingga aspek keamanan pangan seharusnya menjadi perhatian utama sebelum makanan dikonsumsi.

Ratusan siswa yang mengalami keluhan secara bersamaan setelah mengonsumsi makanan di sekolah menjadi persoalan serius yang tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa.

“Kalau Satgas dibentuk untuk memastikan program MBG berjalan aman, tetapi ketika terjadi persoalan seperti ini pengawasannya dipertanyakan, maka fungsi Satgas harus dievaluasi. Jangan sampai Satgas hanya ada di atas kertas,” ujar Dzaky Haedar, Jumat (04/09/2026).

Menurut Dzaky, pemerintah daerah tidak cukup hanya memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis. Pemerintah juga harus memastikan penyebab kejadian diusut secara menyeluruh dan tidak berhenti pada dugaan semata.

Sisa makanan, bahan baku, proses pengolahan, kebersihan dapur, penyimpanan, pengemasan hingga distribusi dinilai perlu diperiksa untuk mengetahui titik persoalan.

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak. Jangan menunggu kejadian berikutnya baru dilakukan evaluasi. Kalau memang Satgas tidak mampu menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, lebih baik dibubarkan dan bentuk mekanisme pengawasan yang benar-benar bekerja,” tegasnya.

Dzaky mendesak Bupati Tana Toraja segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satgas MBG, termasuk struktur, kewenangan, mekanisme pengawasan dan hasil kerja selama program berjalan.

Jika hasil evaluasi menunjukkan Satgas tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, Bupati diminta mengambil langkah tegas, termasukpembubaran dan pembentukan mekanisme pengawasan yang lebih efektif.

Diketahui, ketua Satgas MBG dijabat langsung oleh Rudhy Andilolo yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Copy Paste