KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 yang berlokasi di Kelurahan Mardinding, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, masih jauh dari kata rampung meski target penyelesaian proyek tinggal beberapa hari lagi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (15/06/2026), sejumlah bangunan utama memang telah berdiri dan memasuki tahap pengerjaan struktur serta pemasangan rangka atap. Namun sebagian besar pekerjaan belum selesai.

Dari papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, diketahui pembangunan Sekolah Rakyat tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp241.321.634.261,48 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025/2026 melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
Proyek tersebut dikerjakan oleh Waskita–FYP KSO dengan masa pelaksanaan selama 216 hari kalender.
Meski progres fisik terlihat berjalan, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum fasilitas pendidikan tersebut dapat difungsikan sepenuhnya.
Penanggung jawab proyek sekolah rakyat, Febri Yunaldi saat dimintai keterangan terkait sejauh mana progres pekerjaan enggan memberikan jawaban. Bahkan Ia juga tak mengijinkan untuk mengambil dokumentasi disekitar wilayah proyek.
Febri hanya memberikan jawaban terkait kapan waktu pengerjaan proyek tersebut berakhir.
“Waktunya sampai tanggal 20 Juni 2026,” singkatnya.
Kompleks Sekolah Rakyat yang dibangun di kawasan perbukitan Mengkendek itu dirancang menjadi salah satu pusat pendidikan nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas asrama yang akan melayani peserta didik dari keluarga kurang mampu di Sulawesi Selatan.

Masyarakat berharap pembangunan sekolah tersebut dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Mengingat anggaran proyek tersebut mencapai ratusan miliar rupiah, pengawasan terhadap mutu pekerjaan dinilai harus dilakukan secara ketat.
Sebelumnya, Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante bersama jajaran DPRD telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Dalam kunjungan tersebut, Kendek Rante meminta agar pengerjaan proyek dipercepat sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Keberadaan Sekolah Rakyat di Tana Toraja diharapkan menjadi salah satu solusi penunjang akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.







































