KATA-KITA.ID | TANA TORAJA – Video yang memperlihatkan sejumlah orang bernyanyi karaoke diiringi musik dangdut di kawasan Objek Wisata Religi Patung Tuhan Yesus Buntu Burake, Kabupaten Tana Toraja, yang viral di media sosial ternyata merupakan agenda penyambutan tamu dari Pusat.
Dalam video yang beredar, tampak beberapa orang menikmati hiburan musik dangdut sambil berjoget di area objek wisata yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi di Tana Toraja.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Tana Toraja, Adelheid Sosang, saat dikonfirmasi KATA-KITA.ID mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda penyambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, yang melakukan kunjungan ke Kabupaten Tana Toraja.
“Bukan konser ini. Ini kunjungan Ketua TP-PKK Pusat, Ibu Tito Karnavian, ke DTW Burake. Santai di atas ada hiburan dan makan malam,” ujar Adelheid melalui pesan singkat, Kamis (3/7/2026).
Meski telah dijelaskan sebagai bagian dari agenda penyambutan tamu, video tersebut tetap menjadi perdebatan di media sosial.
Sebagian masyarakat menilai penyelenggaraan hiburan bernuansa dangdut di kawasan wisata religi kurang tepat karena dinilai tidak sejalan dengan citra Buntu Burake sebagai destinasi wisata spiritual.
“Pemerintah Kabupaten Tana Toraja harusnya lebih selektif dalam menentukan konsep kegiatan di kawasan wisata religi agar tetap menjaga nilai, etika, serta identitas Buntu Burake yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Tana Toraja,” tulis salah satu Warganet.
Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan diskusi publik mengenai batas penyelenggaraan hiburan di kawasan yang memiliki nilai religius.







































